Tingkatkan Kinerja Organisasi dan Pererat Koordinasi, Lapas Kelas IIB Klaten Gelar Coffee Morning Bersama Pejabat Struktural

Oleh : Tim Media Center Bahu Prabowo Klaten

KLATEN – Upaya membangun tata kelola lembaga pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas terus dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Klaten. Salah satunya melalui kegiatan coffee morning bersama para pejabat struktural yang digelar pada Rabu (14/01) di lingkungan Lapas Klaten.

Meski dikemas secara sederhana dan santai, kegiatan ini memiliki tujuan yang serius: mempererat koordinasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta membuka ruang komunikasi dua arah antarpejabat struktural. Dalam forum ini, setiap peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan evaluasi pelaksanaan tugas, kendala di lapangan, hingga gagasan perbaikan ke depan.

Komunikasi Internal yang Sehat, Kunci Pelayanan Publik yang Baik

Kepala Lapas Kelas IIB Klaten dalam arahannya menegaskan bahwa coffee morning menjadi sarana yang efektif untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarbidang. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi miskomunikasi dapat diminimalkan dan keputusan yang diambil menjadi lebih tepat sasaran.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat berdiskusi secara terbuka, saling bertukar gagasan, dan mencari solusi bersama atas berbagai tantangan yang dihadapi, sehingga kinerja Lapas Klaten ke depan dapat semakin optimal,” ujarnya.

Dalam konteks pelayanan publik, khususnya pemasyarakatan, koordinasi internal yang baik berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat. Prinsip ini sejalan dengan semangat good governance sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan terkait penyelenggaraan pelayanan publik.

Contoh Sederhana: Masalah Kecil Bisa Selesai Lebih Cepat

Ibarat sebuah keluarga, jika komunikasi antaranggota berjalan baik, persoalan kecil tidak perlu menjadi konflik besar. Begitu pula di dalam organisasi. Melalui forum informal seperti coffee morning, persoalan teknis maupun administratif dapat dibahas lebih cepat sebelum berdampak luas.

Pendekatan ini penting, terutama di lingkungan lapas yang memiliki tanggung jawab besar terhadap hak-hak warga binaan, termasuk hak atas pembinaan, kesehatan, dan perlakuan yang manusiawi.

Apresiasi dari Tokoh Muda dan Aktivis Bantuan Hukum

Tokoh Muda Klaten, Eko Setyo Atmojo, yang juga Ketua DPW Pasukan 08 Klaten sekaligus Ketua Bantuan Hukum (Bahu Prabowo), memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Lapas Kelas IIB Klaten.

“Kegiatan coffee morning seperti ini patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan pimpinan dalam membangun komunikasi yang sehat dan profesional. Jika internal kuat dan solid, maka pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan akan semakin berkeadilan,” ujar Eko.

Ia menambahkan, dari perspektif bantuan hukum dan perlindungan hak masyarakat kecil, lembaga pemasyarakatan yang terbuka terhadap evaluasi dan perbaikan internal adalah modal penting untuk mencegah praktik-praktik yang berpotensi merugikan hak asasi manusia.

“Bahu Prabowo selalu mendorong agar institusi negara hadir dengan wajah yang humanis, taat hukum, dan berpihak pada keadilan. Apa yang dilakukan Lapas Klaten ini adalah langkah konkret ke arah itu,” tegasnya.

Penutup: Langkah Kecil, Dampak Besar

Kegiatan coffee morning ini ditutup dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan integritas, disiplin, serta kualitas pelayanan pemasyarakatan. Langkah sederhana ini menunjukkan bahwa perubahan besar sering kali berawal dari ruang dialog yang terbuka.

Bagi masyarakat, ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik yang baik tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses evaluasi berkelanjutan, komunikasi yang sehat, dan keberanian untuk terus berbenah demi keadilan dan kemanusiaan.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *